Recovery Tools - Alat untuk Menyelamatkan File Berharga Anda.

Tiga hari lalu ada kejadian yang cukup memusingkan. Awalnya, partisi di portable harddisk bermasalah, Bagian yang berisi software aplikasi kadang terbaca kadang tidak. Setelah partisi diperbaiki, bagian yang berisi file foto & video gantian error. Walaupun terdeteksi, tetapi semua file hilang tak berbekas, harddisk kosong seperti habis diformat. Bagian yang berisi file foto & video itu kapasitasnya 52 GB dan sudah terisi sekitar 43 GB, tetapi saat dilihat drive property-nya, tampak bahwa baru 69 MB yang terisi file dan itupun tidak kelihatan filenya.

Sudah dicoba dilihat kembali dengan File Explorer, Show Hidden File tidak berhasil. Search Hidden File gagal. Mengubah atribut file lewat command prompt pun tidak memberikan efek. Norton Commander juga sama saja. Konsultasi dengan teman-teman, disarankan untuk menggunakan aplikasi Recovery Tools. Sebetulnya ada banyak aplikasi untuk recovery file ini, tetapi yang sempat aku coba adalah:


  • Easy Recovery
  • Getback Files 
Sayangnya kedua aplikasi  tersebut cuma berhasil "menemukan" sekitar 29.000 files tetapi tidak berhasil menyajikannya kembali. Entah ada kesalahan di mana. Alhamdulillah, dari hasil browsing sambil menunggu proses scanning berlangsung (perlu 4-6 jam untuk scanning 52 GB) aku dapat aplikasi Testdisk Photorec yang bisa didownload gratis dari http://www.cgsecurity.org

Aplikasi dengan tampilan sederhana ini akan memunculkan command prompt dengan cursor yang berkedip-kedip dan angka yang menunjukkan sejauh mana proses berjalan. Hasil yang diperoleh, aku bisa dapatkan lagi lebih dari 23.000 file foto, video, dan dokumen text yang sebelumnya tak terlihat. Jumlahnya memang hanya sekitar 80%dari file yang "ditemukan" oleh 2 aplikasi sebe;lumnya, namun file yang diperoleh bisa tersimpan dengan baik.

File-file yang bisa di-recover tersebut tidak berada dalam folder sebagaimana file orisinalnya. Aplikasi Photorec akan menempatkan setiap 500 files berbagai tipe dalam 1 recovery folder. Artinya, dengan 23.xxx files, saya punya 44 folder yang harus dicek satu persatu untuk mengetahui apa isi di dalamnya dan mengklasifikasikannya kembali

Jika kebetulan Anda mengalami masalah yang sama sebaiknya:
1. Jangan mengubah isi atau memformat ulang harddisk sebelum recovery dilakukan
 2. Simpan file yang bisa di-recover di tempat yang berbeda dengan asalnya supaya bisa dilakukan proses dengan aplikasi lain jika aplikasi pertama gagal me-recover.
3. Pastikan proses recovery berjalan sampai selesai / tidak terputus tiba-tiba di tengah proses
Artinya, jika Anda menggunakan laptop, colokkan power ke listrik. Atau jika Anda menggunakan PC, sebaiknya pakai UPS

0 komentar:

Posting Komentar